Keuangan kalau tokomu punya lebih dari satu cabang

Kenapa Saldo Kas satu cabang bisa menyebut angka seluruh toko, dan cara memisahkannya betulan.

Diperbarui 2026-09-22 · 4 menit baca

Hasil akhir

Tiap cabang punya angkanya sendiri, dan admin cabang cuma melihat cabangnya.

Pemilih cabang di atas layar Keuangan dan Laporan menyaring HAMPIR semuanya sendiri: penjualan, pengeluaran, belanja bahan, pembayaran supplier, laba rugi. Satu angka tidak ikut, dan itu disengaja — Saldo Kas.

Saldo Kas menjumlahkan REKENING, bukan transaksi. Sebuah rekening yang tidak diberi cabang berarti dipakai bersama, jadi saldonya muncul di setiap cabang. Itulah kenapa cabang yang belum pernah menerima sepeser pun bisa menampilkan saldo jutaan: yang ia tampilkan uang laci bersama, bukan uangnya.

  1. Buka Keuangan → Kas & Bank
  2. Beri tiap rekening cabangnya Kolom Cabang muncul di form rekening begitu tokomu punya lebih dari satu. Laci dan mesin kasir jelas milik satu tempat; rekening bank yang dipakai bersama boleh dibiarkan kosong. Kosong berarti DIPAKAI BERSAMA, bukan "belum diisi". Membuat satu rekening per cabang untuk toko yang sebenarnya cuma punya satu laci akan melahirkan dua Saldo Kas yang tidak pernah cocok.
  3. Periksa dari sisi managernya Manager yang dikunci ke satu cabang tidak melihat rekening bersama sama sekali — saldo rekening bersama adalah posisi uang seluruh toko. Kalau cabangnya belum punya rekening sendiri, Saldo Kas-nya Rp 0. Itu benar, bukan rusak.

Laci juga milik satu cabang. Menutup laci di satu cabang tidak membereskan cabang lain, dan bilah pengingat menyebut nama cabangnya supaya tidak ada yang menutup laci yang salah.

Pengeluaran yang salah cabang bisa dipindahkan dari form editnya di tab Pengeluaran — tapi hanya oleh pemilik toko. Memindahkan satu baris mengubah laba rugi DUA cabang sekaligus: yang ditinggalkan membaik, yang dituju memburuk.

Panduan terkait