Aksylo Docs

Keuangan · Panduan

Menghitung Titik Impas Usaha

Titik impas adalah omzet yang persis menutup seluruh biaya, sehingga bisnis tidak untung dan tidak rugi. Menghitungnya butuh dua angka: total biaya tetap per bulan, dan margin kotor rata-rata sebagai persentase dari harga jual. Biaya tetap dibagi margin itu menghasilkan omzet minimum yang harus dicapai. Angka ini menjadi target harian yang jauh lebih berguna daripada target omzet yang dikira-kira.

Diperbarui 19 Agustus 2026 · 1 menit baca

Di halaman ini

Rumusnya

Titik impas = biaya tetap bulanan ÷ margin kotor. Margin kotor di sini dalam bentuk desimal, bukan persen — margin 60% ditulis 0,6. Yang sering salah bukan rumusnya, melainkan angka yang dimasukkan ke dalamnya.

  1. Kumpulkan biaya tetap satu bulan

    Sewa, gaji, listrik, langganan. Semua yang keluar meski toko sepi.

  2. Hitung margin kotor rata-rata

    (Omzet − HPP) ÷ omzet, dari data satu bulan penuh.

  3. Bagi

    Biaya tetap ÷ margin. Hasilnya omzet minimum sebulan.

  4. Turunkan jadi target harian

    Bagi jumlah hari buka, bukan 30 — toko yang libur Senin punya 26 hari.

Contoh lengkap

Contoh: kedai kopi 26 hari buka

Biaya tetap: sewa Rp8.000.000 + gaji Rp11.500.000 + listrik & internet Rp2.100.000 = Rp21.600.000.

Margin kotor rata-rata 64% → 0,64. Titik impas = Rp21.600.000 ÷ 0,64 = Rp33.750.000 sebulan.

Dibagi 26 hari buka: Rp1.298.000 per hari. Dengan rata-rata bon Rp32.000, itu sekitar 41 transaksi sehari sekadar untuk impas.

Angka 41 transaksi jauh lebih bisa dipakai daripada "omzet Rp33 juta". Kasir bisa melihatnya berjalan sepanjang hari, dan keputusan kecil — promo jam sepi, menambah menu cepat saji — bisa diuji terhadap angka itu.

Kesalahan yang membuat hasilnya menyesatkan

  • Memasukkan pembelian stok sebagai biaya tetap; itu bagian dari HPP.
  • Memakai margin dari satu produk unggulan, bukan rata-rata seluruh penjualan.
  • Lupa memasukkan gaji pemilik sendiri — lihat pengambilan pemilik — sehingga titik impas terlihat lebih rendah daripada kenyataannya.

Di Aksylo

Omzet, HPP, dan biaya per kategori tersedia untuk rentang tanggal mana pun di Aksylo, jadi dua angka yang dibutuhkan rumus ini bisa dibaca langsung, bukan direkap ulang.