Inventory · Konsep
Penyusutan Stok (Inventory Shrinkage)
Penyusutan stok (inventory shrinkage) adalah selisih antara stok yang seharusnya ada menurut catatan dan stok fisik yang benar-benar ada. Penyebab umumnya: pencurian, barang rusak atau kedaluwarsa yang tidak dicatat, kesalahan input, dan kecurangan internal. Penyusutan diukur dari hasil stock opname dan dinyatakan sebagai persentase dari penjualan — di retail, 1–2% sudah signifikan.
Di halaman ini
Mengukur penyusutan
Penyusutan hanya bisa diukur kalau ada dua angka yang dibandingkan: catatan sistem dan hasil hitung fisik. Karena itu stock opname adalah alat ukurnya. Nyatakan hasilnya dalam nilai rupiah dan persentase penjualan: selisih Rp 3 juta pada omzet Rp 150 juta = shrinkage 2% — dan pada margin bersih 6%, itu sepertiga laba yang menguap.
Dari mana penyusutan berasal
| Sumber | Ciri khas | Penangkal utama |
|---|---|---|
| Pencurian pengunjung | Barang kecil bernilai tinggi | Penempatan rak, kamera, kemasan |
| Kecurangan internal | Pola selisih di shift tertentu | Ledger per pergerakan, akses per peran |
| Rusak & kedaluwarsa | Kategori segar/minuman dingin | Rotasi FEFO, catat sebagai penyesuaian |
| Salah catat | Selisih dua arah (plus dan minus) | Disiplin penerimaan & scan barcode |
Menekan penyusutan secara sistematis
- Buat semua pergerakan tercatat — barang rusak dan pemakaian internal dicatat saat terjadi, bukan dirapel.
- Persempit jarak antar opname — cycle count mingguan menemukan masalah saat masih kecil.
- Telusuri, jangan hanya koreksi — selisih yang di-adjust tanpa dicari sebabnya akan kembali bulan depan.
- Batasi akses — siapa boleh menyesuaikan stok dan memberi diskon harus jelas.
Contoh: menemukan pola
Toko menemukan shrinkage kosmetik 4% — jauh di atas kategori lain. Ledger menunjukkan selisih selalu muncul antara opname, bukan pada penerimaan. Rak kosmetik dipindah ke dekat kasir; dua bulan kemudian shrinkage kategori itu turun ke 1,1%.
Di Aksylo
Karena setiap pergerakan stok di Aksylo tercatat sebagai ledger, selisih hasil opname bisa ditelusuri per varian dan per periode — penyusutan berubah dari misteri menjadi daftar penyebab yang bisa ditindak.