Pembayaran · Dokumentasi
Pembayaran Terpisah: Sebagian Tunai, Sebagian QRIS
Pembayaran terpisah terjadi saat satu transaksi dibayar dengan lebih dari satu metode — misalnya sebagian tunai dan sisanya QRIS. Yang penting adalah tiap bagian tercatat pada metodenya masing-masing, bukan dijumlahkan ke salah satu. Kalau seluruh nilai dicatat sebagai tunai, laci akan selalu kurang sebesar bagian non-tunainya, dan selisih itu muncul setiap kali kasir ditutup.
Di halaman ini
Kenapa harus dipisah
Laci kasir hanya berisi uang tunai. Setiap rupiah yang dicatat sebagai tunai tetapi tidak masuk laci akan muncul sebagai kekurangan saat laci dihitung — dan penyebabnya sulit dilacak karena transaksinya sendiri terlihat normal.
Contoh: satu transaksi, dua metode
Total belanja Rp187.000. Pembeli punya uang tunai Rp100.000, sisanya QRIS.
Yang benar: catat Rp100.000 sebagai tunai dan Rp87.000 sebagai QRIS.
Yang salah: catat Rp187.000 sebagai tunai. Laci akan kurang Rp87.000 sore itu, dan tidak ada yang ingat kenapa.
Kapan sering terjadi
- Pembeli kehabisan saldo dompet digital di tengah transaksi.
- Belanja besar dengan uang tunai yang dibawa terbatas.
- Voucher atau potongan yang menutup sebagian tagihan.
- Patungan beberapa orang untuk satu tagihan di kafe — lihat manajemen meja.
Yang perlu dipastikan kasir
- Jumlah kedua bagian sama persis dengan total tagihan.
- Pembayaran non-tunai benar-benar terkonfirmasi sebelum barang diserahkan.
- Struk menampilkan kedua metode, sehingga pembeli bisa memeriksanya. Lihat struk.
Di Aksylo
Pembayaran di Aksylo dicatat per metode, sehingga laporan pembayaran memisahkan tunai dan non-tunai apa pun kombinasinya dalam satu transaksi.