Pembayaran · Dokumentasi
Mencocokkan Pembayaran dengan Mutasi Rekening
Mencocokkan pembayaran berarti membandingkan penjualan non-tunai yang tercatat di sistem dengan uang yang benar-benar masuk ke rekening. Keduanya jarang persis sama dan itu wajar: settlement bisa tertunda ke hari berikutnya dan biaya transaksi sudah dipotong. Yang harus dicari adalah selisih yang tidak dijelaskan oleh kedua hal itu, karena di situlah transaksi gagal atau salah catat bersembunyi.
Di halaman ini
Kenapa angkanya jarang persis sama
- Waktu settlement — transaksi sore sering masuk rekening esok harinya.
- Biaya transaksi — yang masuk adalah nilai bersih, yang tercatat nilai kotor.
- Transaksi gagal — pembeli mengira berhasil, kasir terlanjur mencatat.
- Salah metode — dicatat QRIS padahal dibayar tunai, atau sebaliknya; sering terjadi pada pembayaran terpisah.
Dua yang pertama wajar dan bisa diperkirakan. Dua yang terakhir adalah yang dicari, dan keduanya jauh lebih mudah ditemukan kalau dicocokkan setiap hari daripada sebulan sekali.
Contoh: pencocokan satu hari
Sistem mencatat QRIS Rp2.310.000. Rekening menerima Rp2.276.000.
Selisih Rp34.000. Biaya transaksi diperkirakan sekitar Rp16.000; sisa Rp18.000 belum terjelaskan.
Setelah dicek, ada satu transaksi Rp18.000 yang gagal di sisi pembeli tetapi terlanjur dicatat — barangnya sudah dibawa pulang.
Rutinitas yang cukup
- Cocokkan harian untuk toko dengan porsi non-tunai besar.
- Mingguan cukup kalau non-tunai masih di bawah seperempat penjualan.
- Catat selisih yang sudah dijelaskan, agar pola yang berulang terlihat.
- Cocokkan juga sisi tunainya lewat rekonsiliasi laci.
Di Aksylo
Laporan pembayaran di Aksylo memisahkan nilai per metode untuk rentang tanggal pilihan, jadi angka pembanding untuk mutasi rekening tersedia tanpa merekap transaksi satu per satu.