Aksylo Docs

Panduan Praktis · Panduan

Cara Menghitung HPP

HPP dihitung berbeda per jenis bisnis. Retail: HPP = jumlah (harga beli × kuantitas terjual) untuk semua barang yang terjual. F&B: HPP per menu = jumlah biaya bahan sesuai resep, lalu dikalikan porsi terjual. Untuk periode berjalan bisa juga dipakai rumus persediaan: HPP = stok awal + pembelian − stok akhir. Hasilnya dipakai menghitung laba kotor: omzet − HPP.

Diperbarui 18 Agustus 2026 · 2 menit baca

Di halaman ini

Panduan ini fokus ke cara hitung. Pengertian HPP dan batasan apa yang termasuk di dalamnya dibahas di COGS / HPP.

Cara 1: HPP retail dari harga beli

  1. Pastikan setiap varian punya harga beli

    Tanpa harga beli, HPP tidak bisa dihitung per produk.

  2. Kalikan harga beli × jumlah terjual

    Per varian, lalu jumlahkan seluruh penjualan periode itu.

  3. Kurangi omzet dengan HPP

    Hasilnya laba kotor periode tersebut.

Contoh retail: satu hari penjualan

Terjual: 40 Aqua 600 ml (beli Rp 3.200) + 25 Indomie Goreng (beli Rp 2.700) + 10 Minyak 1L (beli Rp 15.500).

HPP = 40×3.200 + 25×2.700 + 10×15.500 = Rp 350.500. Omzet hari itu Rp 512.000 → laba kotor Rp 161.500 (31,5%).

Cara 2: HPP F&B dari resep

  1. Tulis resep per menu

    Bahan dan takarannya. Ini fondasi semua perhitungan F&B.

  2. Hitung biaya per takaran

    Harga beli bahan ÷ isi kemasan × takaran resep. Susu Rp 18.000/liter → Rp 18/ml.

  3. Jumlahkan menjadi HPP per porsi

    Termasuk kemasan sekali pakai yang melekat pada produk.

  4. Kalikan porsi terjual

    HPP per menu × jumlah terjual = HPP periode. Persentasenya terhadap harga jual adalah food cost.

Contoh F&B: Nasi Ayam Geprek Rp 20.000

Ayam 100 g = Rp 3.800 · Nasi 150 g = Rp 1.600 · Sambal & bumbu = Rp 900 · Kemasan = Rp 700.

HPP per porsi = Rp 7.000 (food cost 35%). Terjual 60 porsi → HPP Rp 420.000 dari omzet Rp 1.200.000.

Cara 3: rumus persediaan (periodik)

HPP = stok awal + pembelian − stok akhir. Cocok untuk mengecek total HPP bulanan: nilai stok awal Rp 40 juta + pembelian Rp 65 juta − stok akhir Rp 47 juta = HPP Rp 58 juta. Syaratnya, stok akhir diukur lewat stock opname yang benar — angka stok yang salah membuat HPP ikut salah.

Ketiga cara harus bertemu di angka yang mirip. Kalau HPP per transaksi jauh lebih kecil daripada HPP rumus persediaan, selisihnya biasanya barang hilang atau rusak yang tidak tercatat.

Di Aksylo

Aksylo menghitung HPP otomatis di kedua mode: dari harga beli varian (retail) dan dari resep dengan harga rata-rata bahan (F&B). Laporan menampilkan omzet, HPP, dan laba kotor tanpa spreadsheet tambahan.