Inventory · Konsep
Dead Stock: Barang yang Berhenti Bergerak
Dead stock adalah barang yang tidak terjual dalam periode panjang sehingga modalnya berhenti berputar. Ia mahal dengan cara yang tidak terlihat: mengunci kas, memakan ruang rak yang bisa diisi barang laris, dan sering berakhir sebagai kerugian saat kedaluwarsa atau ketinggalan tren. Mengenalinya sederhana — cukup melihat barang mana yang tidak punya pergerakan keluar dalam 60–90 hari terakhir.
Di halaman ini
Biaya yang tidak muncul di laporan
Dead stock tidak pernah tampil sebagai kerugian sampai akhirnya dibuang atau didiskon habis-habisan. Sebelum itu, ia hanya duduk di nilai persediaan dan terlihat seperti aset. Padahal biayanya berjalan setiap hari: modal yang tidak bisa dipakai belanja barang laris, dan ruang rak yang menghasilkan nol.
Mengenalinya dari data
| Sinyal | Ambang umum | Artinya |
|---|---|---|
| Tidak ada penjualan | 60–90 hari | Kandidat dead stock |
| Perputaran sangat lambat | Stok cukup untuk >6 bulan penjualan | Kelebihan beli, bukan mati total |
| Musiman lewat | Setelah musimnya berakhir | Tahan sampai musim berikut atau habiskan sekarang |
Ketiganya butuh riwayat pergerakan stok — inilah salah satu alasan ledger lebih berguna daripada angka stok tunggal: ia tahu kapan terakhir kali sebuah barang benar-benar terjual.
Contoh: membersihkan Rp 8 juta modal beku
Audit menemukan 74 varian tanpa penjualan selama 90 hari, senilai Rp 8,1 juta — 14% dari nilai persediaan.
Tindakan: 30 varian didiskon 30% (kembali Rp 2,4 juta kas), 20 varian dikembalikan ke supplier sesuai kesepakatan, 24 sisanya dihentikan pembeliannya. Rak yang kosong diisi kategori dengan perputaran tercepat.
Mencegah dead stock berikutnya
- Belanja berdasarkan data penjualan, bukan tawaran diskon supplier — ambang restock ada di stok menipis.
- Uji barang baru dengan jumlah kecil dulu; perluas hanya kalau datanya mendukung.
- Tinjau daftar barang tanpa pergerakan setiap bulan, bukan setahun sekali.
- Sepakati syarat retur dengan supplier sejak awal — lihat manajemen supplier.
Di Aksylo
Ledger stok Aksylo menyimpan riwayat pergerakan tiap varian, dan laporan produk menunjukkan mana yang bergerak dan mana yang diam — bahan mentah untuk membersihkan stok mati sebelum menjadi kerugian.