Inventory · Konsep
Stok Pengaman
Stok pengaman adalah cadangan di atas kebutuhan normal, disiapkan untuk hari yang lebih ramai dari biasanya atau kiriman yang terlambat. Besarnya ditentukan oleh dua hal: seberapa naik-turun penjualan barang itu, dan seberapa bisa diandalkan suppliernya. Barang yang penjualannya stabil dan suppliernya tepat waktu hampir tidak butuh cadangan; barang musiman dengan supplier yang sering telat butuh lebih banyak.
Di halaman ini
Dua hal yang menentukan besarnya
| Penjualan stabil | Penjualan naik-turun | |
|---|---|---|
| Supplier tepat waktu | Cadangan kecil, 10–15% | Sedang, 25–35% |
| Supplier sering telat | Sedang, 25–30% | Besar, 40–60% |
Kotak kanan-bawah adalah yang paling mahal untuk dijalani, dan sering bisa diperbaiki bukan dengan menambah cadangan melainkan dengan mengganti supplier atau menambah supplier kedua.
Biaya dari cadangan yang kebesaran
- Modal tertahan yang tidak bisa dipakai membayar hal lain.
- Risiko kedaluwarsa untuk barang bertanggal.
- Ruang penyimpanan yang terpakai tanpa menghasilkan.
- Barang berubah menjadi dead stock kalau permintaannya turun sebelum habis.
Contoh: cadangan yang terlalu percaya diri
Toko menaikkan cadangan semua barang jadi 50% setelah sekali kehabisan.
Nilai stok naik dari Rp68.000.000 ke Rp94.000.000, sementara penjualan tidak bergerak.
Rp26.000.000 modal berpindah dari rekening ke rak untuk mencegah satu kejadian yang mungkin tidak terulang. Cadangan yang tepat sasaran hanya perlu dinaikkan pada barang yang benar-benar pernah kosong.
Besarnya cadangan juga bergantung pada waktu tunggu dan seberapa bisa diandalkan supplier yang bersangkutan.
Menyetelnya dari data, bukan dari kejadian
Satu kali kehabisan bukan alasan menaikkan cadangan seluruh katalog. Yang layak ditinjau adalah barang yang kosong lebih dari sekali dalam tiga bulan — sisanya sedang bekerja dengan benar, dan menambah cadangannya hanya menambah biaya.
Di Aksylo
Riwayat pergerakan stok di Aksylo menunjukkan kapan sebuah produk pernah menyentuh nol, jadi cadangan bisa dinaikkan hanya pada barang yang memang membutuhkannya.