Aksylo Docs

Glosarium

Apa itu Kas Kecil?

Kas kecil adalah uang tunai yang disisihkan khusus untuk pengeluaran kecil dan mendadak: beli galon, es batu, atau pulsa. Kuncinya adalah memisahkannya dari laci kasir. Mengambil dari laci untuk keperluan operasional membuat hitungan akhir shift selalu meleset, sementara kas kecil yang terpisah punya saldonya sendiri dan diisi ulang dengan jumlah yang tercatat.

Diperbarui 19 Agustus 2026 · 1 menit baca

Di halaman ini

Kenapa harus terpisah dari laci

Laci kasir punya angka yang seharusnya: modal awal ditambah penjualan tunai. Setiap pengambilan untuk keperluan lain merusak angka itu, dan saat laci dihitung selisihnya harus dijelaskan satu per satu. Kas kecil yang terpisah memindahkan pengeluaran itu ke tempat yang memang untuknya.

Cara mengelolanya

  1. Tetapkan saldo tetap

    Rp500.000 sampai Rp1.000.000 cukup untuk sebagian besar toko.

  2. Simpan terpisah

    Amplop atau kotak sendiri, bukan di laci kasir.

  3. Catat setiap pengeluaran

    Nominal, untuk apa, dan siapa yang mengambil.

  4. Isi ulang sampai saldo semula

    Jumlah pengisian sama persis dengan total pengeluaran yang tercatat.

Contoh: satu minggu kas kecil

Saldo awal Rp600.000. Pengeluaran: es batu Rp90.000, galon Rp60.000, kantong plastik Rp85.000, pulsa Rp50.000.

Sisa Rp315.000, total keluar Rp285.000. Diisi ulang Rp285.000 kembali ke Rp600.000.

Rp285.000 itu masuk sebagai biaya operasional mingguan, dengan rincian yang bisa dibaca.

Batas yang wajar

  • Cukup untuk satu minggu pengeluaran kecil, tidak lebih.
  • Pengeluaran di atas batas tertentu keluar dari rekening, bukan dari kas kecil.
  • Kalau kas kecil habis dua kali seminggu, batasnya terlalu rendah atau ada pengeluaran yang seharusnya tidak lewat sana.
  • Jangan memakainya menutupi kekurangan modal kerja.