Glosarium
Apa itu Outlet?
Outlet adalah satu lokasi fisik tempat bisnis melayani pelanggan dan mencatat transaksinya. Dalam sistem operasional, outlet adalah unit pemisah: stok, kas, dan laporan dihitung per outlet, sementara katalog dan harga biasanya dibagi bersama. Istilah cabang dipakai untuk hal yang sama dalam percakapan sehari-hari, tetapi outlet lebih tepat karena tidak menyiratkan hubungan induk dan anak.
Di halaman ini
Apa yang dipisah per outlet
| Hal | Per outlet? | Kenapa |
|---|---|---|
| Stok | Ya | Angka gabungan menyembunyikan kekosongan |
| Kas dan laci | Ya | Selisih harus bisa ditelusuri ke tempatnya |
| Laporan penjualan | Ya | Perbandingan hanya berguna kalau terpisah |
| Katalog dan harga | Tidak | Beda harga antar lokasi membingungkan pelanggan |
Cara menyiapkannya ada di menambahkan outlet baru. Baris terakhir kadang punya pengecualian sah — lokasi dengan biaya sewa jauh berbeda kadang memakai harga berbeda. Yang tidak sah adalah perbedaan harga yang terjadi karena tidak ada yang mengurusnya.
Kapan sebuah tempat layak jadi outlet terpisah
- Punya stok sendiri yang tidak diambil dari lokasi lain.
- Punya laci kasir sendiri yang ditutup terpisah.
- Kinerjanya perlu dibaca sendiri, bukan sebagai bagian dari total — lihat perbandingan outlet.
Contoh: gerai kecil di dalam mal
Sebuah kios 6 m² dengan stok yang diambil dari toko utama setiap pagi.
Kalau stoknya dicatat terpisah dan lacinya ditutup sendiri, ia outlet.
Kalau ia hanya memindahkan barang dan uangnya digabung, ia bagian dari toko utama — dan memaksakannya jadi outlet hanya menambah pekerjaan transfer stok tanpa menambah informasi.