F&B · Dokumentasi
POS Restoran: Sistem Kasir untuk Rumah Makan
POS restoran adalah sistem kasir yang dirancang untuk alur rumah makan: pesanan dine-in tercatat per meja, dapur menerima tiket berisi detail masakan, kasir menagih saat pelanggan selesai, dan stok bahan terpotong sesuai resep menu yang terjual. Bedanya dengan POS retail, POS restoran berputar pada meja, menu, dan koordinasi dapur — bukan barcode dan SKU.
Di halaman ini
Alur kerja restoran yang harus didukung POS
Rantai ini yang membuat POS restoran berbeda dari kasir biasa: pesanan bukan sekadar transaksi, melainkan instruksi kerja untuk dapur yang hidup selama pelanggan masih duduk. Pesanan bisa bertambah, item bisa dibatalkan sebelum dimasak, dan tagihan baru final saat meja ditutup.
Fitur inti POS restoran
- Pesanan per meja — beberapa meja terbuka bersamaan; tiap meja punya pesanan berjalan sendiri.
- Tiket dan layar dapur — dapur melihat apa yang harus dimasak beserta variannya; lihat alur pesanan dapur.
- Menu dengan varian dan paket — Ice/Hot, paket hemat, diskon per menu; lihat manajemen menu.
- Takeaway dan pesan online — pesanan bawa pulang dan pesanan dari halaman toko online masuk ke antrean yang sama.
- Stok bahan berbasis resep — setiap porsi terjual memotong bahan sesuai resep, dasar food cost.
Contoh: makan siang di rumah makan 12 meja
Jam 12.00–13.30, sembilan meja terisi. Pelayan mencatat pesanan dari samping meja; dapur menerima 23 tiket berurutan dan menandai satu per satu selesai. Tidak ada pesanan tertukar antar meja, dan saat tutup buku, laporan menunjukkan 61 porsi terjual dengan HPP Rp 1,4 juta — terhitung otomatis dari resep.
Di Aksylo
Mode F&B Aksylo mencatat pesanan dine-in per meja, mengirimnya ke layar dapur, mencetak tiket dapur, dan memotong stok bahan sesuai resep — dalam satu sistem dengan pembayaran tunai dan QRIS.