Aksylo Docs

Laporan · Konsep

Perputaran Persediaan

Perputaran persediaan mengukur berapa kali stok terjual dan berganti dalam satu periode. Rumusnya harga pokok penjualan dibagi nilai rata-rata persediaan. Angka tinggi berarti barang cepat berganti dan modal tidak lama tertahan; angka rendah berarti uang mengendap di rak. Yang wajar berbeda jauh antar jenis usaha, sehingga angka ini paling berguna dibandingkan dengan periode sebelumnya di toko yang sama.

Diperbarui 19 Agustus 2026 · 1 menit baca

Di halaman ini

Rumus dan artinya

Perputaran = HPP periode ÷ nilai rata-rata persediaan. Hasil 6 berarti stok berganti enam kali setahun, atau kira-kira dua bulan sekali. Angka itu bisa dibalik menjadi "berapa hari barang bertahan di rak": 365 ÷ 6 ≈ 61 hari.

Contoh: minimarket, setahun

HPP setahun Rp612.000.000. Nilai persediaan rata-rata Rp68.000.000.

Perputaran = 612 ÷ 68 = 9 kali setahun, atau sekitar 41 hari per putaran.

Tahun sebelumnya 11 kali (33 hari). Perlambatan 8 hari terlihat kecil, tapi artinya sekitar Rp13.000.000 modal tambahan tertahan di rak sepanjang tahun.

Perputaran lambat hampir selalu punya empat sebab

  1. Membeli terlalu banyak sekaligus karena diskon supplier.
  2. Katalog melebar ke produk yang permintaannya tipis.
  3. Dead stock yang tidak pernah dikeluarkan dari rak.
  4. Permintaan memang turun, dan pembelian belum menyesuaikan.

Keempatnya butuh tindakan berbeda, dan hanya yang keempat berada di luar kendali toko. Tiga sisanya adalah keputusan pembelian yang bisa diubah bulan depan.

Jangan kejar angka setinggi mungkin

Perputaran yang terlalu cepat berarti stok sering habis, dan penjualan yang hilang karena barang kosong tidak muncul di laporan mana pun. Menyeimbangkannya dengan stok pengaman lebih berguna daripada mengejar angka tertinggi.

Di Aksylo

Perputaran per produk di Aksylo dihitung dari pergerakan stok yang tercatat, jadi barang yang melambat bisa dilihat satu per satu, bukan hanya sebagai angka rata-rata seluruh toko.