Aksylo Docs

Retail · Konsep

Varian Produk di Retail

Varian produk adalah versi berbeda dari satu produk yang sama — misalnya ukuran 600 ml dan 1.500 ml, atau warna hitam dan putih. Di sistem retail, setiap varian punya SKU, barcode, harga, dan stok sendiri, sementara nama produknya tetap satu. Struktur ini membuat katalog rapi untuk dicari, tetapi stok dan penjualan tetap terhitung per varian yang sebenarnya terjual.

Diperbarui 18 Agustus 2026 · 1 menit baca

Di halaman ini

Produk vs varian

Bayangkan air mineral merek yang sama dalam tiga ukuran. Itu satu produk dengan tiga varian. Kalau ketiganya dicatat sebagai tiga produk terpisah, katalog cepat berantakan; kalau dicatat sebagai satu tanpa varian, stok 600 ml dan 1.500 ml tercampur dan stock opname selalu selisih. Struktur produk-varian menyelesaikan keduanya.

Contoh struktur

Produk: Aqua Botol (kategori Minuman, brand Aqua).

Varian 1: 600 ml — SKU AQ-600, barcode 8993675111112, harga Rp 4.000, stok 48.

Varian 2: 1.500 ml — SKU AQ-1500, barcode 8993675222229, harga Rp 7.500, stok 24.

Apa yang melekat di varian, apa yang di produk

LevelData yang disimpan
ProdukNama, kategori, brand, satuan, deskripsi
VarianSKU, barcode (bisa lebih dari satu), harga jual, harga beli, stok

Praktik yang terbukti rapi

  • Beri nama varian dari atributnya saja ("600 ml", "Hitam / XL") — nama produk tidak perlu diulang.
  • Satu varian = satu harga = satu stok. Jangan memakai satu varian untuk dua kemasan berbeda.
  • Produk satu-satunya versi pun tetap punya satu varian default — konsisten memudahkan import massal.
  • Simpan harga beli di varian agar margin per varian terlihat di laporan.

Di Aksylo

Di Aksylo Retail, produk memiliki kategori, brand, dan satuan; setiap varian membawa SKU, beberapa barcode, harga jual, dan harga beli sendiri. Kasir mencari di level varian — yang dipindai adalah yang terjual.