Aksylo Docs

Glosarium

Apa itu Margin?

Margin adalah selisih antara harga jual dan biaya, dinyatakan sebagai persentase dari harga jual. Ia sering tertukar dengan markup, yang menghitung selisih yang sama sebagai persentase dari biaya — dan perbedaan ini menyebabkan kesalahan penetapan harga yang mahal. Markup 50% hanya menghasilkan margin 33%, sehingga menaikkan harga "50%" tidak berarti untung setengahnya.

Diperbarui 18 Agustus 2026 · 1 menit baca

Di halaman ini

Margin vs markup

MarginMarkup
Rumus(Harga − Biaya) ÷ Harga(Harga − Biaya) ÷ Biaya
PenyebutHarga jualHarga modal
Nilai selaluDi bawah 100%Bisa di atas 100%
Dipakai untukMenilai kesehatan usahaMenetapkan harga dari modal

Contoh: satu barang, dua angka

Modal Rp 10.000, dijual Rp 15.000. Selisih Rp 5.000.

Margin = 5.000 ÷ 15.000 = 33%. Markup = 5.000 ÷ 10.000 = 50%.

Angkanya sama-sama benar untuk barang yang sama — yang berbahaya adalah menyebut "untung 50%" lalu menyusun rencana biaya seolah sepertiga omzet menjadi laba kotor.

Memakai margin untuk menetapkan harga

Kalau kamu menargetkan margin tertentu, hitung mundur dari harga jual: harga = biaya ÷ (1 − margin target). Untuk modal Rp 10.000 dengan target margin 40%, harga jualnya Rp 16.667. Menetapkan harga dengan menambahkan 40% ke modal justru hanya menghasilkan margin 29%.

Margin per produk, bukan hanya rata-rata

  • Margin dihitung terhadap omzet, dan rata-rata toko menyembunyikan produk yang merugi — pecah per produk lewat laporan produk.
  • Produk bermargin rendah boleh dipertahankan sebagai penarik pengunjung, asal disadari perannya.
  • Margin kotor untuk seluruh usaha dibahas di laba kotor.

Di Aksylo

Karena harga beli tercatat per varian dan HPP dihitung otomatis, laporan Aksylo menampilkan margin per produk — bukan hanya total penjualan.