Aksylo Docs

Retail · Dokumentasi

Import Produk Massal dari Excel

Import produk massal adalah cara memasukkan banyak produk sekaligus ke sistem POS dari file spreadsheet, alih-alih mengetik satu per satu. Untuk toko dengan ratusan sampai ribuan SKU, import adalah satu-satunya cara realistis untuk mulai: siapkan file berisi nama produk, varian, SKU, barcode, harga, dan stok awal, lalu sistem membacanya baris per baris dan melaporkan hasilnya.

Diperbarui 18 Agustus 2026 · 1 menit baca

Di halaman ini

Kapan import massal lebih tepat daripada input manual

Input manual masuk akal sampai kira-kira 50 produk. Di atas itu, import dari Excel lebih cepat dan lebih akurat, karena data bisa dirapikan dulu di spreadsheet — duplikat dihapus, format harga diseragamkan, SKU dicek — sebelum masuk sistem. Toko yang pindah dari sistem lain juga biasanya bisa mengekspor katalognya ke Excel sebagai titik awal.

Siapkan data sebelum import

  1. Satu baris = satu varian

    Produk dengan tiga ukuran berarti tiga baris. Struktur produk-varian dibangun dari sini.

  2. Lengkapi kolom kunci

    Nama produk, nama varian, SKU, barcode, kategori, harga jual, harga beli, dan stok awal.

  3. Bersihkan duplikat SKU dan barcode

    Dua baris dengan SKU sama akan bentrok. Gunakan fitur *remove duplicates* di spreadsheet.

  4. Seragamkan angka

    Harga tanpa titik/koma pemisah dan tanpa "Rp" — cukup 4000, bukan Rp 4.000.

Contoh baris import

Aqua Botol | 600 ml | AQ-600 | 8993675111112 | Minuman | 4000 | 3200 | 48

Aqua Botol | 1500 ml | AQ-1500 | 8993675222229 | Minuman | 7500 | 6100 | 24

Setelah import: cek sebelum berjualan

  • Baca laporan hasil import — baris yang gagal biasanya karena SKU duplikat atau kolom kosong; perbaiki lalu import ulang baris itu saja.
  • Scan sampel 10–20 barcode di kasir: pastikan produk yang muncul benar.
  • Cek total jumlah varian dan nilai stok awal masuk akal terhadap katalog aslimu.

Di Aksylo

Aksylo Retail membaca file Excel baris per baris dan memberikan laporan hasil per baris — mana yang berhasil, mana yang gagal beserta alasannya — sehingga katalog ribuan SKU bisa siap dalam hitungan menit, bukan hari.