Inventory · Konsep
Stock Adjustment (Penyesuaian Stok)
Stock adjustment adalah koreksi manual terhadap jumlah stok di sistem agar sesuai kenyataan, lengkap dengan alasan dan penanggung jawabnya. Penyesuaian dipakai saat stok berubah di luar transaksi normal: barang rusak, kedaluwarsa, hilang, salah input, atau selisih hasil stock opname. Prinsipnya: stok boleh dikoreksi, tetapi setiap koreksi harus meninggalkan jejak.
Di halaman ini
Kapan penyesuaian stok dilakukan
- Barang rusak atau kedaluwarsa — dikeluarkan dari rak, stok dikurangi dengan alasan "rusak/expired".
- Selisih hasil opname — hitung fisik berbeda dari catatan; lihat stock opname.
- Salah input — penerimaan tercatat 10 padahal 12; koreksi +2.
- Pemakaian internal — barang dipakai operasional toko, bukan terjual.
- Kehilangan — dicatat apa adanya agar penyusutan terukur.
Penyesuaian bukan untuk penjualan atau pembelian. Kalau barang keluar karena dibeli pelanggan, itu transaksi POS; kalau masuk dari supplier, itu penerimaan barang. Memakai adjustment sebagai jalan pintas menghancurkan data laporan.
Anatomi penyesuaian yang baik
| Elemen | Contoh |
|---|---|
| Varian yang disesuaikan | Susu UHT 1L |
| Arah dan jumlah | −4 |
| Alasan | Kedaluwarsa 16 Agu |
| Siapa & kapan | Rina, 17 Agu 21:40 |
Empat elemen ini yang membedakan koreksi dari manipulasi. Dalam sistem inventory berbasis ledger, penyesuaian tersimpan selamanya sebagai pergerakan — angka stok bisa berubah, sejarahnya tidak.
Membaca pola penyesuaian
Kumpulan penyesuaian adalah data diagnosis. Alasan "rusak" yang dominan di kategori minuman dingin bisa berarti kulkas bermasalah; koreksi "salah input" yang berulang menunjuk proses penerimaan yang terburu-buru. Meninjau penyesuaian bulanan sering kali lebih mengungkap daripada laporan penjualan.
Di Aksylo
Di Aksylo, penyesuaian stok dibuat per varian dengan alasan, tercatat di ledger, dan selisih stock opname otomatis menjadi penyesuaian saat sesi opname diselesaikan.