Aksylo Docs

Inventory · Konsep

Titik Pemesanan Ulang

Titik pemesanan ulang adalah sisa stok yang menjadi tanda bahwa pesanan berikutnya harus dibuat sekarang. Ia dihitung dari rata-rata penjualan harian dikalikan waktu tunggu supplier, ditambah stok pengaman. Bedanya dengan memeriksa rak: titik pemesanan bekerja dari angka, sehingga pesanan dibuat saat stok masih cukup untuk menutup masa tunggu, bukan saat rak sudah terlihat kosong.

Diperbarui 19 Agustus 2026 · 1 menit baca

Di halaman ini

Kenapa memeriksa rak tidak cukup

Rak yang terlihat kosong sudah terlambat. Kalau supplier butuh empat hari, barang yang habis hari ini berarti empat hari tanpa penjualan — dan penjualan yang hilang karena barang kosong tidak muncul di laporan mana pun. Titik pemesanan memindahkan keputusan ke saat stok masih ada.

Contoh: dua barang, waktu tunggu berbeda

Minyak goreng: 22 unit/hari, tunggu 2 hari, cadangan 25% → (22 × 2) + 11 = 55 unit.

Beras karung: 6 unit/hari, tunggu 7 hari, cadangan 30% → (6 × 7) + 13 = 55 unit.

Angkanya kebetulan sama, tapi alasannya berbeda sama sekali. Memakai satu batas untuk semua produk selalu salah di salah satu ujungnya.

Yang mengubah angkanya

  • Waktu tunggu supplier yang bergeser — paling sering, paling jarang diperbarui.
  • Musim: Ramadan, libur sekolah, dan akhir tahun mengubah hampir semua rata-rata.
  • Produk pengganti yang menarik penjualan dari produk lama.
  • Perubahan ukuran kemasan, yang mengubah satuan hitungnya.

Hubungannya dengan pemesanan

Titik pemesanan hanya menentukan *kapan*, bukan *berapa*. Jumlah pesanan ditentukan terpisah oleh minimum supplier, ruang gudang, dan perputaran yang ingin dijaga. Memesan terlalu banyak setiap kali titik tersentuh akan menyelesaikan kekosongan sambil menciptakan tumpukan.

Di Aksylo

Batas stok per produk di Aksylo memicu peringatan saat stok menyentuhnya, dihitung dari pergerakan stok yang tercatat lewat penjualan dan penerimaan.