Aksylo Docs

Integrasi · Dokumentasi

Menurunkan Menu dari Listing Saat Bahan Habis

Marketplace menerima pesanan atas nama toko, jadi toko tidak punya kesempatan menolak karena bahan habis — saat pesanan sampai, pelanggan sudah membayar. Satu-satunya cara mencegahnya adalah menurunkan menu dari listing sebelum ada yang memesan. Aksylo menghitungnya dari stok bahan dan resep: menu turun saat satu porsi pun tidak bisa dibuat, dan naik lagi begitu bahannya datang.

Status ketersediaan

  • Sinkronisasi ketersediaan menu — Sudah dibangun dan diuji, belum tersedia umum — menunggu kredensial partner resmi dari platform.

Diperbarui 25 Agustus 2026 · 2 menit baca

Di halaman ini

Toko tidak bisa menolak, jadi pencegahannya di hulu

Di kasir, pelanggan yang memesan menu habis diberi tahu langsung dan memilih yang lain. Di marketplace tidak ada momen itu: platform menerima pesanan atas nama toko, uang sudah ditarik, dan pesanan sampai ke dapur sebagai kewajiban. Menolaknya berarti membatalkan pesanan yang sudah dibayar — dan pembatalan menekan rating toko, yang menekan posisi listing, yang menekan pesanan berikutnya.

Karena itu satu-satunya tuas yang benar-benar bekerja mengarah ke hulu: turunkan menunya sebelum ada yang memesan.

Nol adalah batasnya, bukan stok menipis

Menu diturunkan saat bahannya benar-benar tidak cukup untuk satu porsi — bukan saat menyentuh batas stok minimum. Peringatan stok menipis artinya "pesan lagi segera"; menurunkan menu karena sisa dua kilo berarti kehilangan penjualan nyata demi sebuah peringatan yang belum tentu perlu ditindak.

Contoh: satu bahan, dua menu

Ayam Bakar butuh 0,3 kg ayam per porsi; Ayam Goreng butuh 0,25 kg.

Stok ayam tersisa 0,2 kg — tidak cukup untuk keduanya, jadi keduanya turun dari listing.

Nasi Putih dan Es Teh tidak tersentuh, karena resepnya tidak memakai ayam.

Sore hari kiriman ayam datang. Keduanya naik lagi tanpa ada yang perlu menyalakannya manual.

Yang sengaja tidak diputuskan

  • Menu tanpa resep dibiarkan apa adanya. Aksylo tidak tahu bahannya, jadi mematikannya berarti menebak — dan pemilik akan menemukan menu terlarisnya hilang tanpa penjelasan.
  • Bahan yang tidak punya catatan stok tidak dianggap habis. Tidak adanya data bukan bukti kosong.
  • Menu yang dimatikan sendiri oleh pemilik tetap mati, apa pun kata stoknya. Keputusan pemilik mengalahkan hitungan.

Menaikkan kembali sama pentingnya

Bagian ini yang paling sering dilupakan integrasi. Sinkronisasi yang hanya bisa menurunkan akan meninggalkan menu terlaris sebuah toko mati semalaman setelah kirimannya datang — dan seseorang harus menyadarinya. Karena itu keputusannya dua arah sejak awal.

Di Aksylo

Sinkronisasi ini mati secara bawaan dan dinyalakan per outlet. Menyalakannya berarti memberi Aksylo izin mengubah apa yang dijual etalase Anda — itu keputusan pemilik, bukan sesuatu yang pantas menyala sendiri karena menunya kebetulan sudah dipetakan.

Keputusannya sudah dihitung dan diantre sekarang; pengirimannya ke platform menunggu kredensial partner.

Pertanyaan umum

Apakah menu saya bisa turun sendiri padahal masih ada bahannya?

Hanya kalau catatan stoknya menunjukkan kurang dari satu porsi. Kalau stok fisik dan catatan sering berbeda, akarnya di pencatatan — dan stock opname yang menyelesaikannya, bukan mematikan sinkronisasi.

Bagaimana kalau saya ingin menu tetap tampil walau bahannya habis?

Matikan sinkronisasi untuk outlet itu. Konsekuensinya pesanan untuk menu habis tetap bisa masuk dan harus dibatalkan manual.

Seberapa sering stok diperiksa?

Berkala sepanjang jam operasional. Yang penting bukan frekuensinya melainkan bahwa perubahan yang sama tidak dikirim berulang — instruksi yang sudah kedaluwarsa digantikan, bukan ditumpuk.