Keuangan · Dokumentasi
Rekonsiliasi Laci Kasir
Rekonsiliasi laci kasir adalah menghitung uang fisik di akhir shift dan membandingkannya dengan jumlah yang seharusnya ada menurut catatan sistem. Yang seharusnya ada dihitung dari modal awal ditambah penjualan tunai dikurangi pengeluaran tunai. Selisih antara keduanya dicatat apa adanya, bukan dibulatkan — karena selisih yang berulang adalah satu-satunya petunjuk bahwa ada yang salah di prosedur, bukan di orangnya.
Di halaman ini
Urutan yang benar
- Hitung uang fisik lebih dulu
Sebelum melihat angka sistem. Kalau angka sistem dilihat duluan, hitungan fisik akan tanpa sadar menyesuaikan diri ke angka itu.
- Baru buka angka yang seharusnya
Modal awal + penjualan tunai − pengeluaran tunai. Penjualan QRIS tidak masuk hitungan laci.
- Catat selisihnya apa adanya
Termasuk kalau nol, dan termasuk kalau lebih.
- Tulis penjelasan bila ada
Kembalian kurang, uang belanja belum dicatat, atau memang belum ketemu.
Membaca selisih
| Pola selisih | Biasanya berarti |
|---|---|
| Kecil dan acak, kadang lebih kadang kurang | Pembulatan kembalian — wajar |
| Selalu kurang, jumlahnya mirip | Ada pengeluaran rutin yang tidak dicatat |
| Besar dan mendadak sekali | Salah input nominal, atau transaksi tidak tercatat |
| Selalu nol persis, setiap hari | Kemungkinan hitungan disesuaikan, bukan dihitung |
Susunan uang di laci kasir ikut menentukan seberapa sering pembulatan terjadi. Baris terakhir yang paling sering disalahpahami. Laci yang selalu pas persis bukan tanda toko rapi — pada volume harian yang nyata, selisih kecil hampir tidak terhindarkan. Nol yang sempurna setiap hari justru patut ditanyakan.
Contoh: satu shift sore
Modal awal Rp300.000. Penjualan tunai Rp1.420.000. Pengeluaran tunai Rp85.000 untuk gas.
Seharusnya: Rp300.000 + Rp1.420.000 − Rp85.000 = Rp1.635.000.
Dihitung fisik: Rp1.633.000. Selisih −Rp2.000 dari pembulatan kembalian. Dicatat, tidak dibulatkan, dan tidak jadi masalah.
Di Aksylo
Aksylo menghitung angka yang seharusnya ada dari transaksi shift itu, menerima hasil hitungan fisik, lalu menyimpan selisihnya sebagai catatan yang bisa dibaca lagi bulan depan.