Aksylo Docs

Point of Sale · Dokumentasi

Mengelola Shift Kasir

Shift kasir adalah periode kerja satu orang dari membuka laci sampai menutupnya. Mengelolanya dengan benar berarti tiap shift punya modal awal yang tercatat, penjualan yang bisa dipisahkan, dan penutupan yang dihitung sebelum orang berikutnya mulai. Tanpa pemisahan itu, selisih kas hanya bisa dikaitkan ke satu hari — bukan ke satu shift — dan penyebabnya praktis tidak bisa dicari.

Diperbarui 19 Agustus 2026 · 1 menit baca

Di halaman ini

Serah terima yang benar

  1. Shift keluar menghitung laci

    Sendiri, sebelum melihat angka sistem.

  2. Selisih dicatat dan ditandatangani

    Termasuk nol, dan termasuk kalau lebih.

  3. Uang disetorkan, modal baru disiapkan

    Shift berikutnya tidak mewarisi uang shift sebelumnya.

  4. Shift masuk menghitung modal awalnya

    Sehingga ia bertanggung jawab atas angka yang ia terima.

Langkah ketiga yang paling sering dipotong demi kecepatan, dan yang paling mahal. Laci yang diteruskan tanpa dihitung membuat selisih sore hari mustahil dikaitkan ke siapa pun — bukan karena ada yang menyembunyikan, melainkan karena tidak ada titik ukur di tengahnya.

Yang dipisahkan per shift

  • Modal awal dan uang yang disetorkan di akhir — lihat laci kasir.
  • Penjualan tunai — yang non-tunai tidak masuk laci.
  • Pengeluaran tunai yang terjadi selama shift itu.
  • Koreksi dan pembatalan, berikut siapa yang menyetujuinya.

Contoh: dua shift, satu selisih

Toko buka 07.00–22.00 dengan dua shift dan satu laci yang tidak pernah dihitung di tengah.

Akhir hari selisih −Rp180.000. Dua kasir, satu angka, tidak ada cara memisahkannya.

Setelah laci dihitung saat pergantian, selisih serupa minggu berikutnya langsung terlihat berasal dari shift sore — dan ternyata penyebabnya satu tombol yang salah dipakai, bukan orangnya.

Definisi lengkapnya ada di shift kasir; yang dibahas di sini adalah cara menjalankannya.

Hak akses per peran

Kasir tidak perlu bisa mengubah harga atau menghapus transaksi. Membatasinya bukan soal kecurigaan melainkan perlindungan: kasir yang tidak bisa melakukan sesuatu juga tidak bisa disalahkan atasnya. Lihat pengguna dan peran.

Di Aksylo

Rekonsiliasi laci di Aksylo dicatat per penutupan dengan modal awal, penjualan tunai, dan selisihnya, sehingga tiap shift punya angkanya sendiri.