Glosarium
Apa itu Void Transaksi?
Void adalah membatalkan transaksi sebelum selesai — item dihapus dari keranjang dan tidak ada catatan penjualan yang terbentuk. Karena terjadi sebelum pembayaran, stok belum berkurang dan kas belum bertambah, sehingga tidak ada yang perlu dikoreksi. Setelah pembayaran diterima, void tidak lagi tepat: yang dipakai adalah pengembalian dana, yang membuat catatan baru alih-alih menghapus yang lama.
Di halaman ini
Batas antara keduanya
Sisi uangnya dibahas di mengembalikan uang ke pembeli. Batasnya adalah pembayaran. Sebelum uang berpindah, tidak ada yang tercatat, sehingga membatalkan tidak meninggalkan jejak yang perlu dijelaskan. Sesudahnya, penjualan sudah masuk laporan dan stok sudah berkurang — menghapusnya akan membuat dua angka salah sekaligus.
Contoh: dua situasi mirip, penanganan berbeda
Pembeli berubah pikiran saat kasir masih memindai barang → void item, lanjutkan.
Pembeli berubah pikiran setelah struk tercetak dan uang diterima → proses retur, kembalikan uang, stok kembali.
Menangani situasi kedua dengan cara pertama membuat barang terhitung terjual padahal kembali ke rak.
Kenapa transaksi lama tidak dihapus
- Riwayatnya hilang, termasuk bukti apa yang sebenarnya terjadi.
- Nomor struk melompat, dan itu selalu menimbulkan pertanyaan saat diperiksa.
- Kalau uang sudah masuk laporan pembayaran, penghapusan membuatnya tidak cocok dengan mutasi rekening — lihat rekonsiliasi pembayaran.
Aturan praktis
Belum bayar, batalkan. Sudah bayar, kembalikan dengan catatan. Ragu, tanya sebelum uang berpindah — memperbaiki pencatatan jauh lebih mudah daripada memperbaiki uang yang sudah keluar. Penjelasan lengkapnya di void dan refund.